Kuliah Emka

Home » Makalah » Makalah Seminar

Makalah Seminar

Pengembangan
Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran
Berbasis ICT

Oleh Muhamad Khotib

Mahasiswa Pascasarjana Unila 2009
Guru SMA Muhammadiyah 1 Sekampung Udik – Lampung Timur
simpellhb@gmail.com

Abstrak

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh proses pembelajaran. Untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran diperlukan evaluasi dan proses analisis dari evaluasi.  Manfaat dari analisis evaluasi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pembelajaran dalam rangka meningkatkan proses pembelajaran. Berdasarkan Penilaian kebutuhan yang dilakukan pada 30 responden menunjukkan bahwa 56,67% melakukan analisis secara manual, dan 93,33% dari responden menyatakan Perlu Program Analisis Evaluasi Pembelajaran Berbasis Komputer yang mudah dipahami dan digunakan untuk membantu proses analisis secara cepat, akurat dan benar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model Borg and Gall (1983). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem analisis evaluasi pembelajaran berbasis ICT yang disebut “Simpel Test 2010. Simpel Test ini berfungsi untuk menganalisis soal pilihan ganda dan skor uraian atau coding dari instrument. Output dari program ini antara lain, data ketuntasan siswa, data ketuntasan tiap kompetensi untuk setiap siswa, daya serap siswa pada materi (butir soal dan kelompok materi), analisis butir soal (distraktor, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan kualitas soal), validasi dan reliabilitas instrument. Yang berbeda dari program ini adalah pemakai dibawa untuk mengerti proses perhitungan dan landasan teori secara sederhana. Simpel Test cocok digunakan guru atau mahasiswa dalam menganalisis proses pembelajaran dan melakukan penelitian tindakan karena mudah digunakan, sederhana, lengkap dan akurat.

Kata Kunci : Analisis, Evaluasi Pembelajaran, ICT

Abstract

The success of education is determined by the learning process. To measure the success of the learning process required evaluation and analysis of the evaluation process. Benefits of the evaluation analysis are to determine strengths and weaknesses of learning in order to improve the learning process. Based on the needs assessments conducted in 30 respondents indicated that 56.67% do the analysis manually, and 93.33% of the respondents stated that Program Evaluation Analysis Computer-Based Learning which is easily understood and used to assist in the analysis process quickly, accurately and correctly is needed. This research is a Borg and Gall (1983) model development research. The results of this study is an instructional evalution analysis system based ICT called “Simple Test 2010“. This simpel test functions to analyze the multiple choice questions and scoring descriptions or coding of the instrument. The output from this program, are data of, student achievement mastery learning, data achievement mastery learning of each competency for each student, data of the student’s absorption of the material, (items and group of materials), item’s analysis (distraction, difficulty level, difference, and items quality), validation and reliability of instruments. The unique thing from this program is the user’s are brought simply to understand the process and theoretical calculations. Simpel Test is appropriate used by teachers or students in analyzing the process of learning and doing action research because it is easy to use, simple, complete and accurate.

Keywords: Analysis, Evaluation Learning, ICT

I. Pendahuluan

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh proses pembelajaran.  Untuk mengetahui hasil pembelajaran dilakukan penilaian dan evaluasi. Hasil dari proses penilaian perlu dilakukan analisis, untuk melihat validitas dan efektivitas instrument, serta untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan proses pembelajaran.

Ada tiga sasaran pokok ketika guru melakukan analisis terhadap hasil belajar, yaitu terhadap guru, siswa dan prosedur pembelajaran. Fungsi analisis untuk guru terutama untuk mendiagnosis keberhasilan pembelajaran dan sebagai bahan untuk merevisi dan mengembangkan pembelajaran dan tes. Bagi siswa, analisis diharapkan berfungsi  mengetahui keberhasilan belajar, mendiagnosa mengoreksi kesalahan belajar, serta Memotivasi siswa belajar lebih baik.

Proses analisis butir soal dan instrument penilaian sudah banyak dilakukan baik secara manual maupun komputer.  Berdasarkan Penilaian kebutuhan yang dilakukan pada 30 responden di SMAN 1 Bandar Lampung dan Mahasiswa Pascasarjana Unila 2009 menunjukkan bahwa 56,67% melakukan analisis secara manual, 86,67% dari responden memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa menganalisis dengan bantuan komputer dan 93,33% dari responden menyatakan Perlu Program Analisis Evaluasi Pembelajaran Berbasis Komputer yang mudah dipahami dan digunakan untuk membantu proses analisis secara cepat, akurat dan benar.

Ada beberapa persmasalahan yang terjadi antara lain : Masih banyak guru yang belum menguasai komputer, Alat bantu komputer untuk melakukan penilaian dan analisis penilaian sulit dioperasionalkan, Program yang sudah ada tidak Interaktif dan fleksibel artinya guru masih kesulitan tatkala menginput, merubah, aturan penilaian dan Program yang sudah ada belum tergabung untuk kebutuhan dasar analisis penilaian tentang validitas, reliabilitas dan butir soal.

Berdasarkan Identifikasi masalah diatas maka penulis mengembangkan suatu model sistem analisis evaluasi pembelajaran yang meliputi : analisis butir dan validitas isi serta konsistensi Sistem ini dikembangkan dengan tujuan program analisis hasil evaluasi pembelajaran berbasis komputer Microsoft Excel 2007 yang mudah digunakan oleh pendidik atau guru untuk membantu melakukan analisis hasil pembelajaran yang petunjuk penggunaannya supaya pemakai dapat dengan mudah dan cepat bisa menggunakannya.

II. Metode Pengembangan

Sistem ini dikembangkan dengan model penelitian pengembangan Borg dan Gall (1983: 775) dengan prosedur “research and information collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, operational product revision, operational field testing, final product revision, and dissemination and implementation“.

Dari 10 tahap pengembangan Borg and Gall, karena adanya keterbatasan waktu maka tahap pengembangan hanya sampai tahap revisi ujicoba luas. Penjelasan tahap pengembangan sebagai berikut :

1. Tahap Studi Pendahuluan

Tahap ini meliputi studi pustaka, analisis kebutuhan dan merancang kerangka kerja penelitian dan pengembangan. Studi pustaka mencakup landasan teori tentang validitas, analisis butir soal, realibilitas, sistem informasi, komputer dan dasar lainnya.

a. Validitas

Menurut Suharsimi (1998:160) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Untuk menghitung validitas instrumen menggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson sebagai berikut:  

dengan pengertian

x   : X – X

y   : Y – Y

X  : skor rata-rata dari X

Y  : skor rata-rata dari Y

b. Reliabilitas

Suharsimi (1998:170-171) menerangkan reliabilitas adalah instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen itu sudah baik. Instrumen yang reliable berarti instrumen tersebut cukup baik sehingga mampu mengungkap data yang bisa dipercaya. Dalam penelitian ini untuk mengukur reliabilitas instrumen digunakan rumus Spearman-Brown sebagai berikut:  

dengan keterangan:

r11 :    reliabilitas  instrumen

r1/21/2 :    rxy yang disebutkan sebagai indeks korelasi antara dua belahan instrument.

c. Butir Soal

Analisis butir adalah proses menguji respon-respon siswa untuk masing-masing butir tes dalam upaya menjustifikasi kualitas item. Kualitas item, khususnya direpresentasi oleh daya beda item, tingkat kesukaran item, dan khusus untuk tes pilihan ganda tidak kalah pentingnya adalah keefektifan pengecoh (Mehrens & Lehmann, 1984).

Indeks Kesukaran Butir (IKB) dengan formula untuk pilihan ganda   untuk soal uraian  

Indek Dayabeda Butir (IDB) dengan formula untuk soal pilihan ganda  dan untuk soal uraian

d. Sistem Informasi

Pembangunan sistem informasi menggunakan Microsoft Excel dengan berbagai formula dan rumus yang dikembangkan. Pembangunan rumus dan fungsi ditempatkan pada lembar kerja (sheet) dan terhubung menggunakan link antar cell dan link antar sheet. Desain dari sistem ini memadukan ilmu komputer, ilmu statistika dan seni, sehingga pemakaian program ini menjadi mudah dan Interaktif.

2. Tahap Perencanaan

Pada tahap ini, peneliti merumuskan tujuan khusus yang ingin dicapai; memperkirakan dana, tenaga, dan waktu yang diperlukan untuk melakukan pengembangan; merumuskan kemampuan peneliti, merancang prosedur kerja, Bagian terpenting pada tahap perencanaan adalah perancangan sistem atau alur kerja dari produk yang akan dibuat. Sistem kerja alam pengolahan nilai dari soal pilihan ganda sampai analisis butir soal tergambar dalam skema berikut :

Gambar 1  Bagan Kerja
Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran

3. Tahap Pengembangan Produk

Tahap ini merupakan tahap perancangan draf awal produk sistem analisis hasil evaluasi pembelajaran yang siap diujicobakan, termasuk manual program yang diperlukan untuk uji coba dan instrumen ujia validasi produk.

Secara garis besar program terdiri dari 5 bagian, yaitu master, input, proses, output dan referensi. Dalam perancangan sistem berdasarkan bagan kerja yang diuraikan di atas. Adapun langkah-langkah pengembangan produk sebagai berikut :

1)                Penyiapan form.

2)                Pembuatan rumus dan fungsi.

3)                Pembuatan link

4)                Pembuatan format form

5)                Pembuatan manual program

6)    Konversi dari file excel menjadi file aplikasi dengan menggunakan bantuan program compiler DoneXcell 1.9.5

4. Tahap Uji Coba Terbatas

Uji coba dimaksud adalah uji coba penggunaan software untuk melaksanakan analisis hasil evaluasi pembelajaran. Uji coba meliputi pembukaan program, pembukaan menu dan sub menu, proses input, proses perhitungan, proses analisis, proses penampilan hasil analisis evaluasi pembelajaran. Responden dari uji coba ini berjumlah 5 orang.

5. Tahap Revisi Uji Terbatas.

Revisi dilakukan berdasarkan masukan berupa tanggapan, saran dan kritik dari uji coba terbatas. Hal-hal yang direvisi meliputi : kesalahan pembuatan fungsi dan rumus (proses perhitungan), tampilan yang kurang nyaman dan output hasil yang sulit dipahami.

6. Tahap Uji Coba Luas

Uji Coba luas dilakukan dibeberapa sekolah dan organisasi profesi kependidikan. Tujuan dari tahap ini adalah menentukan apakah suatu produk yang hendak dikembangkan benar-benar telah menunjukkan suatu performansi sebagaimana yang diharapkan terutama dalam efektivitas, kemudahan, fleksibilitas, dan pemakaian interactive .

7. Tahap Revisi Uji Coba Luas.

Berdasarkan hasil uji coba luas maka dilakukan revisi uji coba luas, dengan melihat keefektivan produk dalam menganalisis hasil evaluasi pembelajaran. Beberapa tampilan dirubah, penambahan terjadi pada bagian pemisahan hasil peserta didik berdasarkan kriteria SKKD yang diujikan. Hal ini dimaksudkan untuk melihat ketuntasan peserta ujian pada SKKD yang diujikan.

III. Hasil dan Pembahasan

Setelah dilakukan proses pengembangan dengan langkah seperti yang diuraikan diatas, maka diperoleh prototipe sebuah sistem analisis evaluasi pembelajaran berbasis ICT yang disebut “Simpel Test 2010”. Simpel Test ini berfungsi untuk menganalisis soal pilihan ganda dan skor uraian yang dapat mengerjakan maksimal 350 responden atau peserta didik. Output dari program ini antara lain, data ketuntasan siswa, data ketuntasan tiap kompetensi untuk setiap siswa, daya serap siswa pada materi (butir soal dan kelompok materi), analisis butir soal (distraktor, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan kualitas soal), validasi dan reliabilitas instrument. Yang berbeda dari program ini adalah pemakai dibawa untuk mengerti proses perhitungan dan landasan teori secara sederhana. Simpel Test cocok digunakan guru atau mahasiswa dalam menganalisis proses pembelajaran dan melakukan penelitian tindakan karena mudah digunakan, sederhana, lengkap dan akurat.

Komponen yang terdapat dalam simpel tes adalah :

  • Bagian Activasi Program, berfungsi untuk mengaktifkan program supaya dapat digunakan. Jika tidak diaktivasi program akan menjalankan skenario bayangan.
  • Bagian Master adalah menu yang disediakan untuk menyiapkan database induk yang terdiri dari : Data sekolah, Data Mata Pelajaran (Materi) dan Data Guru.
  • Bagian Input adalah menu yang disediakan untuk memasukkan Data Peserta didik, Data indikator soal serta jawaban peserta didik yang mengikuti tes
  • Bagian Proses adalah bagian yang ada dalam sistem yang berfungsi mengolah input jawaban anak sampai diperoleh hasil penilaian dan analisis.
  • Bagian Output adalah bagian yang menampilkan dan mencetak hasil penilaian dan analisis.
  • Bagian Referensi adalah bagian yang menampilkan landasan teori yang digunakan dalam analisis.
  • Manual program merupakan baik tak terpisahkan dari program yang harus dibaca dan dipahami oleh pemakai untuk mempelajari seluruh menu, proses dan penampilan dari program simpel tes tersebut.

Pembangunan logika dasar dan akses setiap menu dirancang secara sederhana. Hal ini dapat amati pada menu utama simpel test berikut :

Gambar 2  Menu Utama

Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran (Simpel Test 2010)

Penggunaan dan Akses Menu

Untuk akses menu dan antar menu pemakai tinggal mengklik pada button dari menu yang akan diaktifkan, dan untuk kembali ke menu utama tinggal mengklik button home di pojok kiri atas semua menu. Misal kita akan membuka menu untuk menginput kunci jawaban pilihan ganda. Klik gambar scanner diatas huruf Jawaban P-G maka kita akan sampai pada menu berikut :

Gambar 3  Menu Input Jawaban Pilihan Ganda

Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran (Simpel Test 2010)

Sistem Kerja dan Penggunaan

Cara kerja sistem ini secara sederhana, dengan pemahaman komputer dan excel yang minimal pengguna dapat menggunakan program ini dalam melakukan analisis butir soal. Ada tiga langkah dasar untuk menggunakan program ini,

  • Siapkan master data
  • Input Data Jawaban Peserta
  • Tampilkan dan Cetak hasil analisis yang dikehendaki.

Penyiapan master data cara dengan menginput data sekolah, data guru, data mata pelajaran dan data peserta didik, dengan bantuan form dan kolom yang mudah dipahami dan familiar. Langkah selanjutnya menginput jawaban untuk pilihan ganda dalam format A,B,C,D dan E serta untuk uraian adalah skor jawaban setiap butir soal. Setelah itu program secara sistem secara real time akan melakukan proses perhitungan dan proses analisis secara otomatis.

Pada tahap akhir pemakai hanya tinggal memanfaatkan hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan oleh program. Ada minimal 6 output yang dapat dikerjakan antara lain :

  • Daftar Nilai Dan Ketuntasan Ujian

Berisi daftar nama dengan data nilai, rincian jawaban benar, jumlah skor dan ketuntasan dari setiap peserta.

  • Analisis Daya Serap Setiap Materi

Berisi daya serap kelompok SKKD atau Materi yang diujikan. Sehingga pemakai akan mengetahui SKKD mana yang tuntas dan yang tidak.

  • Data Nilai dan Ketuntasan Setiap Materi untuk setiap peserta.

Berisi Data ketuntasan setiap peserta pada tiap-tiap SKKD atau kelompok materi yang diujikan. Sehingga pemakai dapat mengetahui pada SKKD yang mana peserta mengalami ketuntasan yang tidak.

  • Analisis Butir Soal

Berisi empat macam hasil analisis yaitu : Efektivitas Options semua distraktor, Tingkat Kesukaran Butir, Daya Beda Butir, dan Kualitas Butir Soal untuk setiap items tes.

  • Validitas Instrument

Berisi analisis validitas instrument yang digunakan untuk melihat keshahihan instrument yang digunakan dalam penilaian.

  • Reliabilitas Instrument

Berisi analisis Reliabilitas instrument yang digunakan untuk melihat keajegan instrument yang digunakan dalam penilaian.

Secara global dan sederhana penggunaan dari sistem evaluasi pembelajaran dapat digambarkan dalam skema 6 in 1 pada proses – input dan output yang dihasilkan dalam skema berikut :

Gambar 3  Skema Six In One

Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran (Simpel Test 2010)

Berikut beberapa contoh hasil output program Simpel Test ver. 2010.

IV. Kesimpulan

Penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk yaitu Sistem Analisis Evaluasi Pembelajaran Berbasis ICT dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 dan Program DoneXcell yang berfungsi mengubah rumus dan fungsi excel ke dalam VBA. Sistem analisis terutama berguna dalam menganalisis soal pilihan anda dan soal uraian. Hanya dengan sekali input jawaban maka program dapat mengerjakan minimal 6 macam fungsi perhitungan dan analisis, yaitu : Pengembangan ini menggunakan model 10 langkah Borg and Gall, tetapi dalam prakteknya hanya digunakan 7 langkah karena keterbatasan waktu dan dana.

Program ini dalam uji coba terbatas dan uji luas, secara umum tanggapan pemakai atau responden sangat baik, terutama dalam kemudahan menggunakan program dan cakupan hasil output yang memenuhi kebutuhan dasar dari seorang guru terutama dalam pembelajaran dan penelitian tindakan kelas.

Harapan ke depan penelitian akan dilanjutkan sampai sepuluh langkah dan menggunakan Bahasa Pemrograman Berbasis WEB, misalnya Oracle atau yang lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. (2003). Pengenalan Teknologi Informasi. Andi Offset. Yogyakarta.

Daryanto, Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2007), h. 102-124.

Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran, (Jakarta: Rineka Cipta, 1999), h. 250-251.

Gall, Meredith, Educational Research : an introductional , Pearson Education, Inc, Boston, 2003.

____________, Educational Research : an introductional , Pearson Education, Inc, Boston, 1983.

Gordon B. Davis, Kerangka dasar Sistem informasi manajemen (Bagian Pengantar).

M. Ngalim Purwanto, Prinsip-prinsip dan Evaluasi Pengajaran, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung

Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar,: PT. Remaja Rosdikarya, 2005, h. 22 (Bandung

Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara, 2006, h. 30. Bandung

Raymond Mc. Leod, Jr. 2001. Sistem Informasi Manajemen, PT. Prehalindo, Jakarta

Richey, Rita C. Klein, 2007. Design and Development Research, Lawrence Erlbaum Associates. Inc, London

Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi), Bumi Aksara, Jakarta ,2006

Surapranata, Sumarna, 2004, Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil – Implementasi Kurikulum 2004, Jakarta, Rosda Karya Bandung.

Yogiyanto, HM, Tahun 1989, Analisa dan Desain, Andi Offset, Yogyakarta,.

http://nanangbaskara.blogspot.com/2009/12/validasi-dan-reabilitas-pembelajaran.html tanggal 18-2-2010

Disampaikan pada seminar nasional pendidikan III Unila 2010 tanggal 27-02-2010 sebagai makalah paralel di Hotel Nusantara Bandar Lampung

%d bloggers like this: